← Kembali ke Pencarian
Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, dan Muwatha Malik.

Ibnu Khuzaimah

Nomor database lokal: 842

Teks Hadits

صحيح ابن خزيمة 842: نا أَبُو مُوسَى، نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ، ثنا إِسْرَائِيلُ، عَنْ سِمَاكٍ، عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لِيَجْعَلْ أَحَدُكُمْ بَيْنَ يَدَيْهِ مِثْلَ مُؤَخِّرَةِ الرَّحْلِ، ثُمَّ لَا يَضُرُّهُ مَا مَرَّ بَيْنَ يَدَيْهِ» قَالَ أَبُو بَكْرٍ: فَفِي قَوْلِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مِثْلُ مُؤَخِّرَةِ الرَّحْلِ يَكُونُ بَيْنَ يَدَيْ أَحَدِكُمْ، ثُمَّ لَا يَضُرُّهُ مَا مَرَّ بَيْنَ يَدَيْهِ» دَلَالَةٌ وَاضِحَةٌ إِذَا لَمْ يَكُنْ بَيْنَ يَدَيْهِ مِثْلُ مُؤَخِّرَةِ الرَّحْلِ ضَرَّهُ مُرُورُ الدَّوَابِّ بَيْنَ يَدَيْهِ، وَالدَّوَابُّ الَّتِي تَضُرُّ مُرُورُهَا بَيْنَ يَدَيْهِ هِيَ الدَّوَابُّ الَّتِي أَعْلَمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا تَقْطَعُ الصَّلَاةَ، وَهُوَ الْحِمَارُ، وَالْكَلْبُ الْأَسْوَدُ، عَلَى مَا أَعْلَمَ الْمُصْطَفَى صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، لَا غَيْرَهُمَا مِنَ الدَّوَابِّ الَّتِي لَا تَقْطَعُ الصَّلَاةَ

Terjemahan Indonesia

Shahih Ibnu Khuzaimah 842: Abu Musa menceritakan kepada kami, Abdurrahman menceritakan kepada kami, Isra'il menceritakan kepada kami dari Simak, dari Musa bin Thalhah, dari ayahnya, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, "Hendaknya antara kamu menjadikan di hadapannya jarak sebatas pelana, maka sesuatu yang melintas di depannya tidak membahayakannya." Abu Bakar berkata, "Di dalam sabda Nabi ﷺ Sebatas pelana yang ada di hadapan salah seorang di antara kamu, kemudian sesuatu yang melintas di depannya tidak membahayakannya' adalah dalil yang jelas. Sebab apabila tidak terdapat di hadapannya sebatas pelana niscaya melintasnya binatang ternak di hadapannya akan merusak shalatnya. Sedangkan binatang ternak yang melintas di hadapannya yang merusak shalat adalah binatang ternak yang telah dijelaskan oleh Rasulullah ﷺ bahwa binatang ternak tersebut merusak shalat yaitu, keledai dan anjing hitam sebagaimana yang diberitahukan oleh Al Mushtafa ﷺ dan bukan binatang selain keduanya yang tidak akan merusak shalat."