Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Ibnu Khuzaimah
Nomor database lokal: 973
Teks Hadits
صحيح ابن خزيمة 973: قَالَ أَبُو بَكْرٍ: خَبَرُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ أَبِيهِ، حُبِسْنَا يَوْمَ الْخَنْدَقِ عَنِ الصَّلَاةِ، حَتَّى كَانَ هَوِيٌّ مِنَ اللَّيْلِ قَدْ خَرَّجْتُهُ فِي غَيْرِ هَذَا الْمَوْضِعِ، وَفِي الْخَبَرِ أَنَّهُ أَمَرَ بِلَالًا فَأَقَامَ الظُّهْرَ، ثُمَّ أَقَامَ الْعَصْرَ، ثُمَّ أَقَامَ الْمَغْرِبَ، ثُمَّ أَقَامَ الْعِشَاءَ
Terjemahan Indonesia
Shahih Ibnu Khuzaimah 973: Abu bakar berkata: Hadits riwayat Abdurrahman bin Abu Sa'id Al Khudri dari ayahnya, “Kami pernah terhalang untuk melakukan shalat saat perang Khandak sampai lewat malam hari." Aku telah meriwayatkannya pada tempat yang lain. Di dalam hadits tersebut disebutkan, "Beliau memerintahkan Bilal, maka ia pun mengumandangkan iqamah untuk shalat Zhuhur, lantas iqamah untuk shalat Ashar, kemudian iqamah untuk shalat Maghrib dan iqamah untuk shalat Isya."