Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Ibnu Khuzaimah
Nomor database lokal: 1149
Teks Hadits
صحيح ابن خزيمة 1149: ثنا عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ الْعَلَاءِ، ثنا سُفْيَانُ، ثنا سُلَيْمَانُ الْأَحْوَلُ، عَنْ طَاوُسٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ مِنَ اللَّيْلِ يَتَهَجَّدُ قَالَ: «اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ، وَوَعِيدُكَ حَقٌّ، وَعَذَابُ الْقَبْرِ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، وَالْقُبُورُ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، اللَّهُمَّ بِكَ آمَنْتُ، وَلَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدَّمُ، وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، وَلَا إِلَهَ غَيْرُكَ» . وَزَادَ عَبْدُ الْكَرِيمِ: «لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ»
Terjemahan Indonesia
Shahih Ibnu Khuzaimah 1149: Abdul Jabbar bin Al Ala' menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, Sulaiman Al Ahwal menceritakan kepada kami dari Thawus, dari Ibnu Abbas, ia berkata, "Apabila Nabi bangun di malam hari maka beliau shalat tahajjud dan berdoa, 'Ya Allah, bagi-Mu segala pujian Engkau adalah cahaya langit dan bumi serta semua yang terdapat pada keduanya, bagi-Mu segala pujian Engkau Yang Maha Mengatur langit dan bumi serta semua yang ada pada keduanya, bagi-Mu segala pujian Engkau Yang Hak, perjumpaan dengan-Mu hak, janji-janji-Mu hak, adzab kubur itu hak, surga itu hak, Neraka itu hak, Hari Kiamat itu hak, kebangkitan dari kubur itu hak dan Muhammad itu hak Ya Allah, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah diri, kepada-Mu aku bertawakkal, kepada-Mu kami kembali, dengan-Mu kami berperang, kepada-Mu kami meminta keputusan, maka ampunilah aku atas apa yang telah aku perbuat atau yang akan aku perbuat, apa yang aku tahu atau yang aku tahu. Engkau Yang Maba Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terakhir, tiada Tuhan kecuali Engkau dan tiada Tuhan selain Engkau'." Abdul Karim menambahkan, "Tiada Tuhan kecuali Engkau dan tiada daya serta upaya melainkan Allah''