← Kembali ke Pencarian
Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, dan Muwatha Malik.

Ibnu Khuzaimah

Nomor database lokal: 1247

Teks Hadits

صحيح ابن خزيمة 1247: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ بْنِ كُرَيْبٍ، وَأَبُو سَعِيدٍ الْأَشَجُّ قَالَا: نا أَبُو خَالِدٍ حُسَيْنٌ الْمُكْتِبُ، وَثنا بُنْدَارٌ، ثنا يَحْيَى، عَنْ حُسَيْنٍ، ح وَثنا أَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ، ثنا يَزِيدُ يَعْنِي ابْنَ زُرَيْعٍ، حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْمُعَلِّمُ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ، عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «صَلَاةُ النَّائِمِ عَلَى نِصْفِ صَلَاةِ الْقَاعِدِ» . قَالَ أَبُو بَكْرٍ: «قَدْ كُنْتُ أَعْلَمْتُ قَبْلُ أَنَّ الْعَرَبَ تُوقِعُ اسْمَ النَّائِمِ عَلَى الْمُضْطَجِعِ وَعَلَى النَّائِمِ الزَّائِلِ الْعَقْلِ بِالنَّوْمِ، وَإِنَّمَا أَرَادَ الْمُصْطَفَى صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَوْلِهِ» وَصَلَاةُ النَّائِمِ «الْمُضْطَجِعَ لَا زَائِلَ الْعَقْلِ بِالنَّوْمِ، إِذْ زَائِلُ الْعَقْلِ بِالنَّوْمِ لَا يَعْقِلُ الصَّلَاةَ فِي وَقْتِ زَوَالِ الْعَقْلِ»

Terjemahan Indonesia

Shahih Ibnu Khuzaimah 1247: Muhammad bin Al Ala' bin Kuraib dan Abu Sa’id Al Asyaj menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Abu Khalid Husain Al Muktib menceritakan kepada kami. Bundar menceritakan kepada kami, Yahya menceritakan kepada kami dari Husain (Ha') Ahmad bin Al Miqdam menceritakan kepada kami, Yazid -yaitu Ibnu Zurai’- menceritakan kepada kami, Husain Al Mu’allim menceritakan kepada kami dari Abdullah bin Buraidah, dari Imran bin Hushain, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, "Pahala shalat yang dilakukan sambil tidur setengah lebih sedikit daripada pahala shalat orang sambil duduk:" Abu Bakar berkata, "Aku telah menjelaskan sebelumnya bahwa orang Arab telah menyebutkan kata tidur atas kata berbaring dan atas kata orang yang tidur yang hilang akalnya karena tidur, akan tetapi maksud Nabi dengan sabdanya, "Dan shalat yang dilakukan sambil tidur', adalah orang yang berbaring dan bukan orang yang hilang akalnya karena tidur, sebab orang yang hilang akalnya karena tidur tidak dapat memahami shalat di saat hilang akalnya."