← Kembali ke Pencarian
Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, dan Muwatha Malik.

Ibnu Khuzaimah

Nomor database lokal: 1255

Teks Hadits

صحيح ابن خزيمة 1255: حَدَّثَنَا بُنْدَارٌ، نا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، نا عِيسَى بْنُ حَفْصٍ، ح نا يَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ، نا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ عِيسَى بْنِ حَفْصٍ يَعْنِي ابْنَ عَاصِمِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ بُنْدَارٌ: قَالَ نا أَبِي: وَقَالَ يَحْيَى: حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ: كُنْتُ مَعَ ابْنِ عُمَرَ فِي سَفَرٍ فَصَلَّى الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ انْصَرَفَ إِلَى طِنْفِسَةٍ لَهُ، فَرَأَى قَوْمًا يُسَبِّحُونَ - يَعْنِي يُصَلُّونَ - قَالَ: «مَا يَصْنَعُ هَؤُلَاءِ؟» قَالَ: قُلْتُ: يُسَبِّحُونَ قَالَ: «لَوْ كُنْتُ مُصَلِّيًا قَبْلَهَا أَوْ بَعْدَهَا لَأَتْمَمْتُهَا، صَحِبْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى قُبِضَ، فَكَانَ لَا يَزِيدُ عَلَى رَكْعَتَيْنِ، وَأَبَا بَكْرٍ، وَعُمَرَ، وَعُثْمَانَ كَذَلِكَ» . هَذَا لَفْظُ حَدِيثِ يَحْيَى بْنِ حَكِيمٍ. قَالَ أَبُو بَكْرٍ: " فَابْنُ عُمَرَ رَحِمَهُ اللَّهُ يُنْكَرُ التَّطَوُّعَ فِي السَّفَرِ بَعْدَ الْمَكْتُوبَةِ، وَيَقُولُ: لَوْ كُنْتُ مُسَبِّحًا لَأَتْمَمْتُ الصَّلَاةَ، فَكَيْفَ يَرَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَطَوَّعُ بِرَكْعَتَيْنِ فِي السَّفَرِ بَعْدَ الْمَكْتُوبَةِ مِنْ صَلَاةِ الظُّهْرِ، ثُمَّ يُنْكِرُ عَلَى مَنْ يَفْعَلُ مَا فَعَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَسَالِمٌ وَحَفْصُ بْنُ عَاصِمٍ أَعْلَمُ بِابْنِ عُمَرَ وَأَحْفَظُ لِحَدِيثِهِ مِنْ عَطِيَّةَ بْنِ سَعْدٍ "

Terjemahan Indonesia

Shahih Ibnu Khuzaimah 1255: Bundar menceritakan kepada kami, Yahya bin Sa'id menceritakan kepada kami. Isa bin Hafash menceritakan kepada kami. (Ha') Yahya bin Hakim menceritakan kepada kami. Yahya bin Sa'id menceritakan kepada kami dari Isa bin Hafash -yaitu Ibnu Ashim bin Umar bin Al Khaththab- Bundar berkata : ayahku memberitahukan kepadaku, sedangkan Yahya mengatakan ayahku menceritakan kepadaku, ia berkata, "Aku pernah bepergian bersama Ibnu Umar maka ia kemudian shalat Zhuhur dan Ashar dua rakaat, lalu ia kembali ke tikar miliknya dan melihat orang-orang bertasbih -yaitu shalat- lantas ia bertanya, 'Apa yang sedang mereka lakukan?’ Perawi berkata: Aku menjawab, 'Mereka sedang shalat. Ia berkata, 'Jika aku shalat sebelum dan sesudahnya niscaya aku akan menyempurnakannya, karena aku telah menemani Rasulullah sampai beliau meninggal dunia dan beliau tidak pernah menambah lebih dari dua rakat, begitu juga Abu Bakar, Umar dan Utsman’." Ini adalah lafazh hadits Yahya bin Hakim. Abu Bakar berkata, "Ibnu Umar mengingkari shalat sunah setelah shalat wajib ketika bepergian, ia berkata, 'Jika aku mengerjakannya niscaya aku akan melakukan shalat dengan sempurna.' Bagaimana mungkin ia melihat Nabi mengerjakan shalat dua rakaat setelah shalat wajib dari shalat Zhuhur ketika bepergian kemudian mengingkari perbuatan orang yang berbuat seperti apa yang diperbuat oleh Nabi ﷺ. Salim, Hafash, dan Ashim lebih mengetahui tentang keadaan Ibnu Umar serta lebih hafal haditsnya daripada Athiyyah bin Sa’ad'."