Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Ibnu Khuzaimah
Nomor database lokal: 1337
Teks Hadits
صحيح ابن خزيمة 1337: نا هِلَالُ بْنُ بِشْرٍ، نا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ، ثنا خَالِدٌ، عَنْ أَبِي الْمِنْهَالِ، عَنْ أَبِي بَرْزَةَ: «أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ، وَلَا يُحِبُّ الْحَدِيثَ بَعْدَهَا» قَالَ أَبُو بَكْرٍ فِي خَبَرِ شَقِيقٍ: عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: «جَدَبَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السَّمَرَ بَعْدَ الْعَتَمَةِ»
Terjemahan Indonesia
Shahih Ibnu Khuzaimah 1337: Hilal bin Bisyir menceritakan kepada kami. Abdul Wahhab bin Abdul Majid menceritakan kepada kami. Khalid menceritakan kepada kami dari Abu Al Minhal, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah tidak suka tidur setelum Isya dan tidak suka berbincang-bincang setelahnya. Abu Bakar berkata, "Didalam hadits riwayat Syaqiq, dari Abdullah, ia berkata, 'Rasulullah mencela kami mengobrol di malam hari setelah Shalat Isya."