Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Ibnu Khuzaimah
Nomor database lokal: 1420
Teks Hadits
صحيح ابن خزيمة 1420: ثنا زَيْدُ بْنُ أَخْزَمَ الطَّائِيُّ، وَإِبْرَاهِيمُ بْنُ مَرْزُوقٍ قَالَا: ثنا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ، ثنا أَبِي قَالَ: سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ رَاشِدٍ يُحَدِّثُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ: " أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ يَوْمًا يَسْتَسْقِي، فَصَلَّى بِنَا رَكْعَتَيْنِ بِلَا أَذَانٍ وَلَا إِقَامَةٍ قَالَ: ثُمَّ خَطَبَنَا وَدَعَا اللَّهَ، وَحَوَّلَ وَجْهَهُ نَحْوَ الْقِبْلَةِ رَافِعًا يَدَيْهِ، ثُمَّ قَلَبَ رِدَاءَهُ، فَجَعَلَ الْأَيْمَنَ عَلَى الْأَيْسَرِ، وَالْأَيْسَرَ عَلَى الْأَيْمَنِ " قَالَ أَبُو بَكْرٍ: " فِي الْقَلْبِ مِنَ النُّعْمَانِ بْنِ رَاشِدٍ فَإِنَّ فِي حَدِيثِهِ، عَنِ الزُّهْرِيِّ تَخْلِيطٌ كَثِيرٌ، فَإِنْ ثَبَتَ هَذَا الْخَبَرُ فَفِيهِ دَلَالَةٌ عَلَى: " أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَ وَدَعَا، وَقَلَبَ رِدَاءَهُ مَرَّتَيْنِ: مَرَّةً قَبْلَ الصَّلَاةِ، وَمَرَّةً بَعْدَهَا "
Terjemahan Indonesia
Shahih Ibnu Khuzaimah 1420: Zaid bin Akhram Ath-Tha'i dan Ibrahim bin Marzuq menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Wahab bin Jarir menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku, ia berkata: Aku mendengar An-Nu’man bin Rasyad menceritakan dari Az-Zuhri, dari Humaid bin Abdurrahman, dari Abu Hurairah bahwa pada suatu hari Nabi keluar untuk memohon turunnya hujan, maka beliau shalat dua rakaat tanpa adzan dan iqamah." Perawi berkata, "Kemudian beliau berkhutbah kepada kami dan berdoa kepada Allah. Setelah itu beliau membalikkan wajahnya ke arah kiblat sambil mengangkat kedua tangan, lalu membalikkan selendangnya dengan menjadikan bagian kanannya ke bagian kirinya dan bagian kirinya ke bagian kanannya. Abu Bakar berkata, "Redaksi hadits tentang membalikkan selendang berasal dari An-Nu’man bin Rasyad. Di dalam haditsnya yang diriwayatkan dari Az-Zuhri banyak terjadi kesimpangsiuran. Jika hadits ini benar maka hadits ini menjadi dalil yang menjelaskan bahwa Nabi pernah berkhutbah dan berdoa serta membalikkan selendangnya dua kali, satu kali sebelum shalat dan satu kali setelahnya."