← Kembali ke Pencarian
Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, dan Muwatha Malik.

Ibnu Hibban

Nomor database lokal: 1542

Teks Hadits

صحيح ابن حبان 1542: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ الشَّطَوِيُّ، بِبَغْدَادَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ يَحْيَى بْنُ الْمُغِيرَةِ الْمَخْزُومِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ، عَنِ الضَّحَّاكِ بْنِ عُثْمَانَ، عَنِ الْمَقْبُرِيِّ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ‏:‏ سَأَلَ صَفْوَانُ بْنُ الْمُعَطَّلِ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ‏:‏ يَا نَبِيَّ اللهِ، إِنِّي سَائِلُكَ عَنْ أَمْرٍ أَنْتَ بِهِ عَالِمٌ، وَأَنَا بِهِ جَاهِلٌ، قَالَ‏:‏ مَا هُوَ‏؟‏ قَالَ‏:‏ هَلْ مِنْ سَاعَاتِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ سَاعَةٌ تُكْرَهُ فِيهَا الصَّلاَةُ‏؟‏ قَالَ‏:‏ نَعَمْ، إِذَا صَلَّيْتَ الصُّبْحَ فَدَعِ الصَّلاَةَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ لِقَرْنِ الشَّيْطَانِ، ثُمَّ صَلِّ وَالصَّلاَةُ مُتَقَبَّلَةٌ حَتَّى تَسْتَوِيَ الشَّمْسُ عَلَى رَأْسِكَ كَالرُّمْحِ، فَإِذَا كَانَتْ عَلَى رَأْسِكَ كَالرُّمْحِ فَدَعِ الصَّلاَةَ، فَإِنَّهَا السَّاعَةُ الَّتِي تُسْجَرُ فِيهَا جَهَنَّمَ، وَيُغَمُّ فِيهَا زَوَايَاهَا حَتَّى تَزِيغَ، فَإِذَا زَاغَتْ فَالصَّلاَةُ مَحْضُورَةٌ مُتَقَبَّلَةٌ حَتَّى تُصَلِّيَ الْعَصْرَ، ثُمَّ دَعِ الصَّلاَةَ حَتَّى تَغْرُبَ الشَّمْسُ‏.‏

Terjemahan Indonesia

Shahih Ibnu Hibban 1542: Muhammad bin Ahmad Asy-Syathawi513 telah mengabarkan kepada kami ketika berada di Baghdad, ia berkata, Abu Salamah Yahya bin Al Mughirah Al Makhzumi telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Ibnu Abu Fudaik telah menceritakan kepada kami sebuah hadits dari Adh-Dhahhak bin Utsman dari Al Maqbury dari Abu Hurairah رضي الله عنه, ia berkata, Shafwan bin Al Muaththal telah bertanya kepada Rasulullah ﷺ, ia berkata, Wahai Nabiyullah, sungguh aku bertanya kepadamu tentang sebuah perkara yang engkau ketahui dan aku tidak mengetahuinya”. Rasulullah ﷺ berkata, “Perkara apakah itu?, ia berkata, “Apakah di kala malam dan siang hari, terdapat waktu-waktu tertentu yang dibenci untuk melakukan shalat pada waktu-waktu tersebut?, beliau menjawab, "Betul, yaitu jika engkau telah selesai shalat subuh, maka janganlah engkau melakukan shalat lagi sesudahnya, hingga matahari terbit dari kedua tanduk syetan, kemudian shalatlah, dan shalat akan diterima hingga matahari sejajar dengan kepalamu, lurus seperti tombak Maka jika matahari tepat sejajar di atas kepalamu seperti tombak, maka jangan melakukan shalat, itulah saat di mana neraka Jahannam sedang dinyalakan, dan semua sudutnya akan mengepulkan asap514, hingga matahari mulai condong, maka pada saat itu shalat diperbolehkan dan akan diterima, hingga datang waktu engkau menunaikan shalat ashar. Setelah ashar janganlah engkau menunaikan shalat, hingga matahari terbenam"515. [65:3]