Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Ibnu Hibban
Nomor database lokal: 1544
Teks Hadits
صحيح ابن حبان 1544: أَخْبَرَنَا الْفَضْلُ بْنُ الْحُبَابِ، قَالَ: حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ حِبَّانَ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنِ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْعَصْرِ حَتَّى تَغْرُبَ الشَّمْسُ، وَعَنِ الصَّلاَةِ بَعْدَ الصُّبْحِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ.
Terjemahan Indonesia
Shahih Ibnu Hibban 1544: Al Fadhl bin Al Hubbab telah mengabarkan kepada kami, Al Qa nabi telah menceritakan kepada kami sebuah hadits dan Malik dari Muhammad bin Habban dari Al A’raj dari Abu Hurairah رضي الله عنه, “Sesungguhnya Rasulullah ﷺ melarang melaksanakan shalat setelah Ashar sampai matahari terbenam dan melarang melaksanakan shalat setelah Shubuh sampai matahari terbit." 517 [2:8]