Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Ibnu Hibban
Nomor database lokal: 1562
Teks Hadits
صحيح ابن حبان 1562: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ خُزَيْمَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ الدَّوْرَقِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ هِلاَلِ بْنِ يِسَافٍ، عَنْ وَهْبِ بْنِ الأَجْدَعِ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لاَ يُصَلَّى بَعْدَ الْعَصْرِ إِلاَّ أَنْ تَكُونَ الشَّمْسُ مُرْتَفِعَةٌ.
Terjemahan Indonesia
Shahih Ibnu Hibban 1562: Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Ya’qub Ad-Dauraqi telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Jarir telah menceritakan kepada kami sebuah hadits dari Manshur dari Hilal bin Yisaf dari Wahab bin Ajda’ dari Ali bin Abu Thalib, ia berkata, Rasulullah ﷺ telah bersabda, “Tidak diperbolehkan shalat setelah Ashar, kecuali jika matahari masih tinggi”544 [8:2]