Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Ibnu Hibban
Nomor database lokal: 1764
Teks Hadits
صحيح ابن حبان 1764: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ الْمُؤْمِنِ، بِجُرْجَانَ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُؤَمَّلُ بْنُ إِهَابٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَيُّوبُ بْنُ سُوَيْدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا مَالِكٌ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: سَاعَتَانِ لاَ تُرَدُّ عَلَى دَاعٍ دَعْوَتُهُ، حِينَ تُقَامُ الصَّلاَةُ وَفِي الصَّفِّ فِي سَبِيلِ اللهِ.
Terjemahan Indonesia
Shahih Ibnu Hibban 1764: Abdurrahman bin Abdul Mu‘min mengabarkan kepada kami di Jurjan, dia berkata: Muammal bin Ihab menceritakan kepada kami, dia berkata: Ayyub bin Suwaid menceritakan kepada kami, dia berkata: Malik menceritakan kepada, kami dari Abu Hazim, dari Sahi bin Sa’d, dia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda, “Ada dua waktu yang doa tidak akan ditolak di dalamnya, yaitu ketika shalat akan dilaksanakan dan ketika berada dalam shaf (berdiri dalam peperangan) di jalan Allah."69 [2:1]