Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Ibnu Hibban
Nomor database lokal: 2237
Teks Hadits
صحيح ابن حبان 2237: أَخْبَرَنَا أَبُو يَعْلَى، حَدَّثَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ، حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ عَبْدِ الْحَمِيدِ، عَنْ عَاصِمٍ الأَحْوَلِ، عَنْ عِيسَى بْنِ حِطَّانَ، عَنْ مُسْلِمِ بْنِ سَلاَّمٍ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ طَلْقٍ الْحَنَفِيِّ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا فَسَا أَحَدُكُمْ فِي الصَّلاَةِ فَلْيَنْصَرِفْ، ثُمَّ لِيَتَوَضَّأْ، وَلْيُعِدْ صَلاَتَهُ، وَلاَ تَأْتُوا النِّسَاءَ فِي أَدْبَارِهِنَّ.لَمْ يَقُلْ: وَلْيُعِدْ صَلاَتَهُ إِلاَّ جَرِيرٌ، قَالَهُ أَبُو حَاتِمٍ: وَفِيهِ دَلِيلٌ عَلَى أَنَّ الْبِنَاءَ عَلَى الصَّلاَةِ لِلْمُحْدِثِ غَيْرُ جَائِزٍ.
Terjemahan Indonesia
Shahih Ibnu Hibban 2237: Abu Ya'la mengabarkan kepada kami, Abu Khaitsamah menceritakan kepada kami, Jarir bin Abdul Hamid menceritakan kepada kami dari Ashim Al Ahwal, dari Isa bin Haththan, dari Muslim bin Sallam, dari Ali bin Thalq Al Hanafi, dia berkata: Rasulullah bersabda, "Apabila salah seorang dari kalian mengeluarkan angin (kentut) tanpa bunyi, maka hendaklah dia beranjak, kemudian berwudhu, lalu mengulang shalatnya, dan jangan menyetubuhi wanita dari dubur".40 Tidak ada yang menyebutkan kalimat "hendaklah dia mengulang shalatnya" kecuali Jarir, sebagaimana dikatakan oleh Abu Hatim. Hadits tersebut menjadi dalil bahwa melanjutkan shalat yang tadinya sudah diawali dalam keadaan berhadats tidak dibolehkan. [78:1]