Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Sunan Daraquthni
Nomor database lokal: 22
Teks Hadits
سنن الدارقطني 22: حَدَّثَنَا الْقَاضِي الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدٍ الزَّعْفَرَانِيُّ , نا عَفَّانُ , نا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ , نا عَاصِمُ بْنُ الْمُنْذِرِ , قَالَ: كُنَّا فِي بُسْتَانٍ لَنَا أَوْ لِعُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ فَحَضَرَتِ الصَّلَاةُ فَقَامَ عُبَيْدُ اللَّهِ إِلَى مِقْرًى فِي الْبُسْتَانِ فَجَعَلَ يَتَوَضَّأُ مِنْهُ وَفِيهِ جِلْدُ بَعِيرٍ مَيِّتٍ , فَقُلْتُ: أَتَوَضَّأُ مِنْهُ وَفِيهِ هَذَا الْجِلْدُ؟ , فَقَالَ حَدَّثَنِي أَبِي , عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا كَانَ الْمَاءُ قُلَّتَيْنِ لَمْ يُنَجَّسْ»
Terjemahan Indonesia
Sunan Daruquthni 22: Al Qadhi Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Muhammad Az-Za'farani mengabarkan kepada kami, Affan mengabarkan kepada kami, Hammad bin Salamah mengabarkan kepada kami, Ashim bin Al Mundzir mengabarkan kepada kami, ia mengatakan: Ketika kami sedang di kebun kami -atau kebun milik Ubaidullah bin Abdullah bin Umar-, tibalah waktu shalat, maka Ubaidullah pun berdiri menuju salah satu penampung air di kebun, lalu ia mengambil wudhu darinya, sementara di dalamnya terdapat kulit unta yang sudah mati, lalu aku katakan kepadanya, "Apakah aku boleh berwudhu darinya padahal di dalamnya terdapat kulit ini?" Ia pun berkata, "Ayahku telah menceritakan kepadaku dari Rasulullah ﷺ, (bahwa) beliau bersabda, 'Jika airnya mencapai dua qullah, maka tidak menjadi najis'."