Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Sunan Daraquthni
Nomor database lokal: 531
Teks Hadits
سنن الدارقطني 531: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ هِشَامٍ , نا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , قَالَ: كَانَ أَبِي , يَقُولُ: «إِذَا مَسَّ رَفْغَيْهِ أَوْ أُنْثَيَيْهِ أَوْ فَرْجَهُ فَلَا يُصَلِّي حَتَّى يَتَوَضَّأَ». كُلُّهُمْ ثِقَاتٌ
Terjemahan Indonesia
Sunan Daruquthni 531: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Khalaf bin Hisyam menceritakan kepada kami, Hammad bin Zaid mengabarkan kepada kami, dari Zaid, dari Hisyam bin Urwah, ia mengatakan, "Ayahku berkata, 'Apabila menyentuh buah pelirnya, atau kemaluannya, maka tidak boleh mengerjakan shalat sehingga berwudhu (terlebih dahulu)'." Semua perawinya tsiqah.