← Kembali ke Pencarian
Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, dan Muwatha Malik.

Sunan Daraquthni

Nomor database lokal: 602

Teks Hadits

سنن الدارقطني 602: فَحَدَّثَنَا بِهِ الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى بْنِ حَنَّانٍ , نا الْحَسَنُ بْنُ قُتَيْبَةَ , حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ قَيْسٍ , ح وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ إِسْمَاعِيلَ , نا سَعِيدُ بْنُ مُحَمَّدٍ التَّرْخُمِيُّ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْعَلَاءِ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ , عَنْ عُمَرَ بْنِ قَيْسٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ عُبَيْدٍ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ , قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «مَنْ ضَحِكَ فِي الصَّلَاةِ قَرْقَرَةً فَلْيُعِدِ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ». وَقَالَ الْحَسَنُ بْنُ قُتَيْبَةَ: إِذَا قَهْقَهَ الرَّجُلُ أَعَادَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ. وَحَدَّثَ بِهَذَا الْحَدِيثِ شَيْخٌ لِأَهْلِ الْمِصِّيصَةِ يُقَالُ لَهُ: سُفْيَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْفَزَارِيُّ وَكَانَ ضَعِيفًا سِيءَ الْحَالِ فِي الْحَدِيثِ , حَدَّثَ بِهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ وَهْبٍ , عَنْ يُونُسَ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ أَرْقَمَ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ أَنَسٍ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِذَلِكَ.

Terjemahan Indonesia

Sunan Daruquthni 602: Al Husain bin Isma'il menceritakannya kepada kami, Muhammad bin Isa bin Hannan menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Qutaibah mengabarkan kepada kami, Umar bin Qais menceritakan kepada kami {h}, Muhammad bin Ali bin Isma'il menceritakan kepada kami, Sa'id bin Muhammad At-Tarkhumi mengabarkan kepada kami, Ibrahim bin Al 'Ala' mengabarkan kepada kami, Isma'il bin Ayyasy mengabarkan kepada kami, dari Umar bin Qais, dari Amr bin Ubaid, dari Al Hasan, dari Imran bin Hushain, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, 'Barangsiapa tertawa terbahak-bahak di dalam shalat, maka hendaklah ia mengulangi wudhu dan shalat'." Al Hasan bin Qutaibah mengatakan, "Apabila seseorang tertawa (ketika shalat), maka ia mengulangi wudhu dan shalat." Hadits ini disampaikan oleh seorang Syaikh kepada warga Al Mishshishah, yaitu yang biasa dipanggil Sufyan bin Muhammad Al Fazari, ia seorang yang lemah dan bersikap buruk dalam masalah hadits. Ia menyampaikannya dari Abdullah bin Wahb, dari Yunus, dari Az-Zuhri, dari Sulaiman bin Arqam, dari Al Hasan, dari Anas bin Malik, dari Nabi ﷺ, hadits tersebut.