Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Sunan Daraquthni
Nomor database lokal: 649
Teks Hadits
سنن الدارقطني 649: حَدَّثَنَا بِهِ أَبُو جَعْفَرٍ أَحْمَدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ بُهْلُولٍ , حَدَّثَنِي أَبِي , قَالَ: حَدَّثَنِي أَبِي , عَنْ أَبِي شَيْبَةَ , عَنْ يَزِيدَ أَبِي خَالِدٍ , عَنْ أَبِي سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الْكَلَامُ يُنْقِضُ الصَّلَاةَ وَلَا يُنْقِضُ الْوُضُوءَ»
Terjemahan Indonesia
Sunan Daruquthni 649: Abu Ja'far Ahmad bin Ishaq bin Al Buhlul menceritakannya kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku, dari Abu Syaibah, dari Yazid Abu Khalid, dari Abu Sufyan, dari Jabir, ia mengatakan, "Rasulullah ﷺ bersabda, 'Pembicaraan membatalkan shalat namun tidak membatalkan wudhu"