Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Sunan Daraquthni
Nomor database lokal: 817
Teks Hadits
سنن الدارقطني 817: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عُبَيْدٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ أَبِي خَيْثَمَةَ , نا عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ , ثنا أَبِي , عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ حَبِيبٍ , عَنْ عُرْوَةَ , عَنْ عَائِشَةَ فِي الْمُسْتَحَاضَةِ: «تُصَلِّي وَإِنْ قَطَرَ الدَّمُ عَلَى حَصِيرِهَا». وَقَالَ ابْنُ أَبِي خَيْثَمَةَ: لَمْ يَرْفَعْهُ حَفْصٌ , وَتَابَعَهُ أَبُو أُسَامَةَ
Terjemahan Indonesia
Sunan Daruquthni 817: Ali bin Muhammad bin Ubaid menceritakan kepada kami, Ahmad bin Abu Khaitsamah menceritakan kepada kami, Umar bin Hafsh menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami, dan Al A'masy, dari Habib, dari Urwah, dari Aisyah: "Wanita mustahadhah tetap melaksanakan shalat walaupun darah menetes di atas tikarnya." Ibnu Abi Khaitsamah mengatakan, "Hafsh tidak memarfukannya, dan dimutaba‘ah oleh Abu Usamah."