Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Sunan Daraquthni
Nomor database lokal: 819
Teks Hadits
سنن الدارقطني 819: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ النَّقَّاشُ , ثنا الْحُسَيْنُ بْنُ إِدْرِيسَ , قَالَ: سَمِعْتُ عُثْمَانَ بْنَ أَبِي شَيْبَةَ , وَذَكَرَ حَدِيثَ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ , عَنْ عُرْوَةَ , عَنْ عَائِشَةَ: «تُصَلِّي الْمُسْتَحَاضَةُ وَإِنْ قَطَرَ الدَّمُ عَلَى الْحَصِيرِ». فَقَالَ: وَكِيعٌ يَرْفَعُهُ , وَعَلِيُّ بْنُ هَاشِمٍ وَحَفْصٌ يُوقِفَانِهِ.
Terjemahan Indonesia
Sunan Daruquthni 819: Muhammad bin Al Hasan An-Naqqasy menceritakan kepada kami, Al Husain bin Idris menceritakan kepada kami, ia mengatakan: Aku mendengar Utsman bin Abu Syaibah, lalu ia mengemukakan hadits Habib bin Abu Tsabit dari Urwah, dari Aisyah: "Wanita mustahadhah tetap melaksanakan shalat walaupun darah menetes di atas tikar." Waki' mengatakan, "Waki' memarfu‘kannya, sementara Ali bin Hasyim dan Hafsh memauqufkannya."