Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Sunan Daraquthni
Nomor database lokal: 821
Teks Hadits
سنن الدارقطني 821: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْبَخْتَرِيِّ , نا أَحْمَدُ بْنُ الْفَرَجِ الْجُشَمِيُّ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ , نا الْأَعْمَشُ , عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ , عَنْ عُرْوَةَ , عَنْ عَائِشَةَ , قَالَتْ: جَاءَتْ فَاطِمَةُ بِنْتُ أَبِي حُبَيْشٍ فَقَالَتْ: إِنِّي امْرَأَةٌ أُسْتَحَاضُ فَلَا أَطْهُرُ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اجْتَنِبِي الصَّلَاةَ أَيَّامَ حَيْضَتِكِ , ثُمَّ اغْتَسِلِي وَصُومِي وَصَلِّي وَإِنْ قَطَرَ الدَّمُ عَلَى الْحَصِيرِ» , فَقَالَتْ: إِنِّي أُسْتَحَاضُ فَلَا يَنْقَطِعُ الدَّمُ عَنِّي قَالَ: «إِنَّمَا ذَلِكَ عِرْقٌ وَلَيْسَ بِحَيْضٍ فَإِذَا أَقْبَلَ الْحَيْضُ فَدَعِي الصَّلَاةَ فَإِذَا أَدْبَرَ فَاغْتَسِلِي وَصَلِّي»
Terjemahan Indonesia
Sunan Daruquthni 821: Muhammad bin Amr bin Al Bakhtari menceritakan kepada kami, Ahmad bin Al Faraj Al Jusyammi mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Numair mengabarkan kepada kami, Al A'masy mengabarkan kepada kami, dari Habib bin Tsabit, dari Urwah, dari Asiayah, ia menuturkan, "Fathimah binti Abu Hubaisy datang lalu berkata, 'Sesungguhnya aku ini wanita yang menderita istihadhah sehingga tidak pernah suci.' Maka Rasulullah ﷺ bersabda, 'Jauhilah shalat selama masa haiclmu, kemudian (setelah berlalu masa haid itu) berpuasalah dan shalatlah walaupun darah menetes di atas tikar. Ia berkata, 'Aku mengalami istihadhah yang mana darah itu tidak berhenti (keluar) dariku.' Beliau pun bersabda, 'Sesungguhnya itu adalah darah penyakit, bukan haid. Maka, bila datang haid, tinggalkanlah shalat, dan bila telah berlalu, mandilah dan shalatlah.”