Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Sunan Daraquthni
Nomor database lokal: 837
Teks Hadits
سنن الدارقطني 837: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا قَطَنُ بْنُ نَسِيرٍ الْغُبَرِيُّ , نا جَعْفَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ , نا ابْنُ جُرَيْجٍ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّ , أَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ قَيْسٍ , سَأَلَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْمَرْأَةِ الْمُسْتَحَاضَةِ , كَيْفَ تَصْنَعُ؟ , قَالَ: «تَعُدُّ أَيَّامَ أَقْرَائِهَا , ثُمَّ تَغْتَسِلُ فِي كُلِّ يَوْمٍ عِنْدَ كُلِّ طُهْرٍ وَتُصَلِّي». تَفَرَّدَ بِهِ جَعْفَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ , وَلَا يَصِحُّ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ وَهِمَ فِيهِ , وَإِنَّمَا هِيَ فَاطِمَةُ بِنْتُ أَبِي حُبَيْشٍ
Terjemahan Indonesia
Sunan Daruquthni 837: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Qathan bin Nusair Abu Abbad Al Ghubari mengabarkan kepada kami, Ja'far bin Sulaiman mengabarkan kepada kami, Ibnu Juraij mengabarkan kepada kami, dari Abu Az-Zubair, dari Jabir bin Abdullah Al Anshari: "Bahwa Fathimah binti Qais bertanya kepada Nabi ﷺ tentang wanita mustahadhah, apa yang harus dilakukannya? Beliau pun bersabda, "(Hendaknya) ia menghitung hari-hari haid (yang biasa dialaminya), kemudian (setelah itu berlalu) ia mandi setiap hari ketika suci lalu mengerjakan shalat'." Ja'far bin Sulaiman meriwayatkannya sendirian, dan tidaklah benar riwayat ini dari Ibnu Juraij dari Abu Az-Zubair, ia hanya berasumsi, dan yang benar (dalam riwayat ini) adalah Fathimah binti Abu Hubaisy.