← Kembali ke Pencarian
Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, dan Muwatha Malik.

Sunan Daraquthni

Nomor database lokal: 921

Teks Hadits

سنن الدارقطني 921: حَدَّثَنَا أَبُو عُمَرَ الْقَاضِي , ثنا ابْنُ الْجُنَيْدِ , نا أَبُو عَاصِمٍ , عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي عُبَيْدٍ , عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الْأَكْوَعِ أَنَّهُ كَانَ «إِذَا لَمْ يُدْرِكِ الصَّلَاةَ مَعَ الْقَوْمِ , أَذَّنَ وَأَقَامَ وَيُثْنِي الْإِقَامَةَ» مَوْقُوفٌ

Terjemahan Indonesia

Sunan Daruquthni 921: Abu Umar Al Qadhi menceritakan kepada kami, Ibnu Al Junaid menceritakan kepada kami, Abu Ashim mengabaikan kepada kami, dari Yazid bin Abu Ubaid, dari Salamah bin Al Akwa': "Bahwasanya apabila ia mendapati shalat bersama orang-orang, maka ia adzan dan iqamah dengan mengulangi (kalimat) iqamah dua kali." Mauquf.