Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Sunan Daraquthni
Nomor database lokal: 1009
Teks Hadits
سنن الدارقطني 1009: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ بْنِ زَكَرِيَّا , ثنا أَبُو كُرَيْبٍ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ مَيْمُونٍ الزَّعْفَرَانِيُّ , عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: ذَكَرْتُ لِجَابِرٍ تَأْخِيرَ الْمَغْرِبِ مِنْ أَجْلِ عَشَائِهِ , فَقَالَ جَابِرٌ: إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «لَمْ يَكُنْ يُؤَخِّرُ صَلَاةً لِطَعَامٍ وَلَا غَيْرِهِ»
Terjemahan Indonesia
Sunan Daruquthni 1009: Muhammad bin Al Qasim bin Zakariyya menceritakan kepada kami, Abu Kuraib menceritakan kepada kami, Muhammad bin Maimun Az-Za'farani menceritakan kepada kami, dari Ja'far bin Muhammad, dari ayahnya, ia mengatakan, "Aku katakan kepada Jabir tentang penangguhan Maghrib karena makan malam, maka Jabir berkata, 'Sesungguhnya Rasulullah ﷺ tidak pernah menangguhkan shalat karena makanan ataupun lainnya'."