Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Sunan Daraquthni
Nomor database lokal: 1027
Teks Hadits
سنن الدارقطني 1027: حَدَّثَنَا الْقَاضِي أَبُو عُمَرَ , نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ , نا أَبُو دَاوُدَ الْحَفَرِيُّ , ثنا بَدْرُ بْنُ عُثْمَانَ , نا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي مُوسَى , عَنْ أَبِيهِ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَذَكَرَ الْحَدِيثَ قَالَ: " فَأَقَامَ الْمَغْرِبَ حِينَ غَابَتِ الشَّمْسُ , قَالَ: ثُمَّ أَخَّرَ الْمَغْرِبَ مِنَ الْغَدِ حَتَّى كَانَ عِنْدَ سُقُوطِ الشَّفَقِ ". كَذَا قَالَ الْقَاضِي مُخْتَصَرًا
Terjemahan Indonesia
Sunan Daruquthni 1027: Al Qadhi Abu Umar menceritakan kepada kami, Ahmad bin Manshur mengabarkan kepada kami, Abu Daud Al Hafari mengabarkan kepada kami, Badr bin Utsman menceritakan kepada kami, Abu Bakar bin Abu Musa mengabarkan kepada kami, dari ayahnya, dari Nabi ﷺ Lalu dikemukakan hadits tadi, di antaranya disebutkan: "Lalu didirikanlah shalat Maghrib ketika matahari telah terbenam. Keesokan harinya beliau menangguhkan Maghrib hingga ketika hilangnya awan merah." Demikian yang dikemukakan Al Qadhi secara ringkas.