← Kembali ke Pencarian
Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, dan Muwatha Malik.

Sunan Daraquthni

Nomor database lokal: 1110

Teks Hadits

سنن الدارقطني 1110: حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَشِّرٍ , ثنا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , ح وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرِ بْنِ رُمَيْسٍ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ حَسَّانَ , قَالَا: نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ , ثنا شُعْبَةُ , يَعْنِي عَنْ قَتَادَةَ , وَحَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا أَبُو كَامِلٍ , ثنا أَبُو عَوَانَةَ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ نَصْرِ بْنِ عَاصِمٍ , عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «كَانَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ إِذَا اسْتَفْتَحَ الصَّلَاةَ وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ وَبَعْدَمَا يَرْفَعُ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ». قَالَ ابْنُ مُبَشِّرٍ: «إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اسْتَفْتَحَ الصَّلَاةَ رَفَعَ يَدَيْهِ وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ». وَقَالَ أَبُو عَوَانَةَ: " كَانَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ إِذَا كَبَّرَ وَإِذَا رَكَعَ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ، فَقَالَ: «سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ» , يَرْفَعُ يَدَيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ "

Terjemahan Indonesia

Sunan Daruquthni 1110: Ibnu Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami {h} Muhammad bin Ja'far bin Rumais menceritakan kepada kami, Muhammad bin Hassan menceritakan kepada kami, keduanya mengatakan: Abdurrahman bin Mahdi mengabarkan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami, yakni dari Qatadah. Dan Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Abu Kamil menceritakan kepada kami, Abu Awanah menceritakan kepada kami, dari Qatadah, dari Nashr bin Ashim, dari Malik bin Al Huwairits: "Bahwa Rasulullah ﷺ mengangkat kedua tangannya ketika membuka shalat, ketika hendak ruku dan setelah mengangkat kepalanya dari ruku." Ibnu Mubasysyir menyebutkan (dalam redaksinya): "Sesungguhnya Rasulullah ﷺ apabila membuka shalatnya, beliau mengangkat kedua tanannya, dan (begitu pula) ketika hendak ruku dan ketika mengangkat kepalanya dari ruku." Sementara Abu Awanah menyebutkan (dalam redaksinya): "mengangkat kedua tangannya ketika bertakbir (yakni takbiratul ihram), ketika (hendak) ruku dan ketika mengangkat kepalanya dari ruku, lalu mengucapkan, 'Sami'alaahu liman hamidah.' Beliau mengangkat kedua tangannya sejajar dengan bahunya."