Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Sunan Daraquthni
Nomor database lokal: 1423
Teks Hadits
سنن الدارقطني 1423: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ الْعَبَّاسِ , ثنا حَفْصُ بْنُ عَمْرٍو , ثنا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ , ثنا يُونُسُ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ , قَالَ: «كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَسِيرٍ لَهُ فَنِمْنَا عَنْ صَلَاةِ الْفَجْرِ حَتَّى طَلَعَتِ الشَّمْسُ , فَأَمَرَ الْمُؤَذِّنَ فَأَذَّنَ ثُمَّ صَلَّيْنَا رَكْعَتَيِ الْفَجْرِ حَتَّى إِذَا أَمْكَنَتْنَا الصَّلَاةُ صَلَّيْنَا»
Terjemahan Indonesia
Sunan Daruquthni 1423: Isma'il bin Al Abbas menceritakan kepada kami, Hafsh bin Amr menceritakan kepada kami, Abdul Wahhab bin Abdul Majid menceritakan kepada kami, Yunus menceritakan kepada kami, dari Al Hasan, dari Imran bin Hushain, ia menuturkan, "Kami bersama Rasulullah ﷺ dalam suatu perjalanannya, lalu kami ketiduran (hingga) terlewatkan shalat Subuh sampai terbitnya matahari. Kemudian beliau memerintahkan muadzdzin lalu ia pun adzan, kemudian kami shalat dua raka'at fajar, hingga ketika memungkinkan kami shalat, kami pun melaksanakan shalat."