← Kembali ke Pencarian
Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, dan Muwatha Malik.

Sunan Daraquthni

Nomor database lokal: 1427

Teks Hadits

سنن الدارقطني 1427: قُرِئَ عَلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , وَأَنَا أَسْمَعُ: حَدَّثَكُمْ عَلِيُّ بْنُ الْجَعْدِ , وَشَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ , قَالَا: نا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ , عَنْ ثَابِتٍ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَبَاحٍ , عَنْ أَبِي قَتَادَةَ , قَالَ: خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ حَدِيثَ الْمِيضَأَةِ بِطُولِهِ وَقَالَ فِيهِ , ثُمَّ قَالَ: «إِنَّهُ لَيْسَ فِي النَّوْمِ تَفْرِيطٌ إِنَّمَا التَّفْرِيطُ عَلَى مَنْ لَمْ يُصَلِّ حَتَّى يَجِيءَ وَقْتُ الصَّلَاةِ الْأُخْرَى , فَمَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَلْيُصَلِّهَا حِينَ يَنْتَبِهُ لَهَا فَإِذَا كَانَ الْغَدُ فَلْيُصَلِّهَا عِنْدَ وَقْتِهَا»

Terjemahan Indonesia

Sunan Daruquthni 1427: Dibacakan kepada Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz dan aku mendengarkan: Ali bin Al Ja'd dan Syaiban bin Farrukh menceritakan kepada kalian, keduanya mengatakan: Sulaiman bin Al Mughirah menceritakan kepada kami, dari Tsabit, dari Abdullah bin Rabah, dari Abu Qatadah, ia menuturkan, "Rasulullah ﷺ berkhutbah di hadapan kami," lalu dikemukakan hadits ini dengan panjang lebar, di antaranya disebutkan: "Kemudian beliau mengatakan, 'Sesungguhnya tidak ada kesembronoan (kelalaian) di dalam tidur, akan tetapi kesembronoan adalah pada orang yang tidak melaksanakan shalat hingga tibanya waktu shalat yang berikutnya. Barangsiapa melakukan itu, hendaklah ia melaksanakannya ketika teringat. Bila keesokan harinya (yakni telah berlalu hingga keesokan harinya) maka hendaklah ia melaksanakannya pada waktunya'."