← Kembali ke Pencarian
Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, dan Muwatha Malik.

Sunan Daraquthni

Nomor database lokal: 1540

Teks Hadits

سنن الدارقطني 1540: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , ثنا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ بَيَانٍ , ثنا هُشَيْمٌ , عَنْ شُعْبَةَ , ثنا عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ , ثنا سَعِيدُ بْنُ جُبَيْرٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ سَمِعَ النِّدَاءَ فَلَمْ يُجِبْهُ فَلَا صَلَاةَ لَهُ إِلَّا مِنْ عُذْرٍ».

Terjemahan Indonesia

Sunan Daruquthni 1540: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Abdul Hamid bin Bayan menceritakan kepada kami, Husyaim menceritakan kepada kami, dari Syu'bah, Adi bin Tsabit menceritakan kepada kami, Sa'id bin Jubair menceritakan kepada kami, dari Ibnu Abbas, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, "Barangsiapa mendengar seruan (adzan) namun tidak memenuhinya, maka tidak ada shalat baginya kecuali karena udzur."