Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Sunan Daraquthni
Nomor database lokal: 1624
Teks Hadits
سنن الدارقطني 1624: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ الْعَبَّاسِ الْوَرَّاقُ , حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَسَّانَ الْأَزْرَقُ , ثنا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ , عَنْ أَبِي أَيُّوبَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «الْوِتْرُ حَقٌّ وَاجِبٌ فَمَنْ شَاءَ أَوْتَرَ بِثَلَاثٍ فَلْيُوتِرْ , وَمَنْ شَاءَ أَنْ يُوتِرَ بِوَاحِدَةٍ فَلْيُوتِرْ بِوَاحِدَةٍ». قَوْلُهُ: «وَاجِبٌ» لَيْسَ بِمَحْفُوظٍ لَا أَعْلَمُ تَابَعَ ابْنَ حَسَّانَ عَلَيْهِ أَحَدٌ
Terjemahan Indonesia
Sunan Daruquthni 1624: Isma'il bin Al Abbas Al Warraq menceritakan kepada kami, Muhammad bin Hassan Al Azraq menceritakan kepada kami. Sufyan bin Uyainah menceritakan kepada kami, dari Az-Zuhri. dari Atha‘ bin Yazid, dari Abu Ayyub, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, "Shalat Witir adalah hak yang wajib. Barangsiapa menghendaki untuk mengerjakan witir dengan tiga raka'at, maka hendaklah ia lakukan, dan barangsiapa menghendaki untuk mengerjakan Witir dengan satu raka'at, maka hendaklah dia mengerjakan witir dengan satu raka'at.'" Sabda beliau "yang wajib" tidak mahfuzh (terjaga), saya tidak mengetahui seorang pun yang membawakan mutaba'ah (penguat) bagi Ibnu Hasan.