← Kembali ke Pencarian
Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, dan Muwatha Malik.

Sunan Daraquthni

Nomor database lokal: 3399

Teks Hadits

سنن الدارقطني 3399: نا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْبَخْتَرِيِّ , نا سَعْدَانُ بْنُ نَصْرٍ , نا إِسْحَاقُ الْأَزْرَقُ , عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ , عَنْ عَطَاءٍ , عَنْ أَيْمَنَ مَوْلَى ابْنِ الزُّبَيْرِ , عَنْ سُبَيْعٍ , أَوْ تَبِيعٍ , عَنْ كَعْبٍ , قَالَ: «مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ صَلَّى الْعِشَاءَ الْآخِرَةَ وَصَلَّى بَعْدَهَا أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ فَأَتَمَّ رُكُوعَهُنَّ وَسُجُودَهُنَّ , وَيَعْلَمُ مَا يَقْتَرِئُ فِيهِنَّ كُنَّ لَهُ بِمَنْزِلَةِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ». أَسْنَدَهُ عَطَاءٌ , عَنْ أَيْمَنَ مَوْلَى ابْنِ الزُّبَيْرِ , عَنْ سُبَيْعٍ أَوْ تَبِيعٍ , وَأَيْمَنُ هَذَا هُوَ الَّذِي يَرْوِي عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ ثَمَنَ الْمِجَنِّ دِينَارٌ , وَهُوَ مِنَ التَّابِعِينَ , وَلَمْ يُدْرِكْ زَمَانَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , وَلَا الْخُلَفَاءِ بَعْدَهُ

Terjemahan Indonesia

Sunan Daruquthni 3399: Muhammad bin Amr Al Bukhturi menceritakan kepada kami, Sa'dan bin Nashar menceritakan kepada kami, Ishaq Al Azraq menceritakan kepada kami dari Abdul Malik, dari Atha‘ dari Aiman maula Ibnu Az-Zubair, dari Subai' atau Tubai', dari Ka'b, dia berkata, "Barangsiapa berwudhu dan memperbagus wudhunya, kemudian shalat Isya di waktu akhir, setelah itu shalat lagi empat rakaat dengan menyempurnakan ruku dan sujud, serta sadar betul apa yang ia baca maka dia seakan-akan memperoleh malam lailatul qadr." Atha' menyebutkan sanadnya sampai kepada Aiman maula Ibnu Az-Zubair, dari Subai' atau Tubai'. Aiman ini adalah yang meriwayatkan dari Nabi ﷺ bahwa harga perisai adalah satu dinar. Dia adalah tabi'in dan tidak pernah menjumpai masa Nabi ﷺ, bahkan tidak pula para khalifah setelah beliau.