Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Riyadhus Shalihin
Nomor database lokal: 128
Terjemahan Indonesia
Bab 128. Bolehnya Tidur Telentang Atas Tengkuk Leher, juga Meletakkan Salah Satu Dari Kedua Kaki Jikalau Tidak Dikhawatirkan Terbukanya Aurat Dan Bolehnya Duduk Dengan Bersila Dan Duduk Ihtiba' -Yakni Duduk Berjongkok Sambil Membelitkan Sesuatu Dari Pinggang Ke Lutut Atau Tangannya Merangkul Lutut- 817. Dari Abdullah bin Zaid رضي الله عنه bahwasanya ia melihat Rasulullah ﷺ bertelentang di masjid sambil meletakkan salah satu dari kedua kakinya di atas kaki yang lain." (Muttafaq 'alaih) 818. Dari Jabir bin Samurah رضي الله عنهما, katanya: "Nabi ﷺ itu apabila telah shalat fajar -yakni shalat subuh- lalu beliau duduk bersila di tempat duduknya sehingga terbitnya matahari yang putih indah sinarnya." Hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dan lain-lainnya dengan beberapa isnad yang shahih 819. Dari Ibnu Umar رضي الله عنهما, katanya: "Saya melihat Rasulullah ﷺ ada di halaman Ka'bah sambil duduk ihtiba' -pantat di tanah dan kedua betis ditegakkan- dengan kedua tangannya -yakni dengan merangkulkan kedua tangannya pada lutut-, demikian." Ibnu Umar menjelaskan dengan kedua tangannya cara duduk ihtiba' Nabi ﷺ yaitu semacam berjongkok. (Riwayat Bukhari) 820. Dari Qailah binti Makhramah رضي الله عنها, katanya: Saya melihat Nabi ﷺ dan beliau sedang duduk berjongkok. Setelah saya melihat Rasulullah ﷺ yang amat tenang dalam duduknya itu, lalu saya berdebar-debar karena ketakutan -kalau-kalau ada sesuatu yang terjadi-." (Riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi. 821. Dari as-Syirrid bin Suwaid رضي الله عنه, katanya: "Rasulullah ﷺ berjalan melalui saya dan saya sedang duduk demikian, yaitu saya meletakkan tangan saya sebelah kiri di belakang punggungku dan saya bersandar pada ujung tanganku, lalu beliau ﷺ bersabda: "Adakah engkau ini duduk sebagaimana duduknya orang-orang yang dimurkai? -yakni cara duduknya orang Yahudi-" (Riwayat Abu Dawud dengan isnad shahih)