← Kembali ke Pencarian
Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, dan Muwatha Malik.

Riyadhus Shalihin

Nomor database lokal: 196

Terjemahan Indonesia

Bab 196. Mengokohkan Secara Berkesinambungan Shalat Sunnah Dua Rakaat Sebelum Shubuh 1097. Dari Aisyah رضي الله عنها bahwasanya Nabi ﷺ itu tidak meninggalkan shalat sunnah empat rakaat sebelum Zuhur dan dua rakaat sebelum Subuh." (Riwayat Bukhari) 1098. Dari Aisyah رضي الله عنها pula, katanya: "Tidak ada sesuatu amalanpun dari golongan amalan-amalan sunnah yang lebih ditetapi oleh Nabi ﷺ melebihi dua rakaat fajar -yakni dua rakaat sebelum shalat Subuh-." (Muttafaq 'alaih) 1099. Dari Aisyah رضي الله عنها pula dari Nabi ﷺ, sabdanya: "Dua rakaat sunnah fajar -yakni sebelum Subuh- adalah lebih baik nilainya daripada dunia dan apa saja yang ada di dalamnya ini -yakni dunia dan seisinya-." (Riwayat Muslim) Dalam riwayat lain disebutkan: Nabi ﷺ bersabda: "Niscayalah kedua rakaat sebelum Subuh itu lebih saya cintai daripada dunia seluruhnya ini." 1100. Dari Abu Abdillah yaitu Bilal bin Rabah رضي الله عنه, juru adzan Rasulullah ﷺ bahwasanya ia mendatangi Rasulullah ﷺ untuk memberitahukannya dengan masuknya shalat Subuh. Kemudian Aisyah mempersibukkan Bilal dengan sesuatu urusan yang ditanyakan oleb Aisyah kepada Bilal itu, sehingga waktupun menjadi pagi sekali. Selanjutnya Bilal berdiri lalu memberitahukannya dengan masuknya waktu shalat dan beliau ﷺ mengikuti pemberitahuannya itu. Rasulullah ﷺ belum lagi keluar. Setelah beliau ﷺ keluar, lalu beliau ﷺ shalat dengan orang banyak. Bilal kemudian memberitahukan kepada beliau ﷺ bahwa Aisyah mempersibukkan dirinya dengan sesuatu perkara yang ditanyakan padanya, sehingga waktunya menjadi pagi sekali dan Nabi ﷺ terlambat keluarnya. Nabi ﷺ lalu bersabda: "Sesungguhnya saya tadi melakukan shalat dua rakaat fajar-sebelum Subuh." Bilal berkata: "Ya Rasulullah, Tuan tadi sudah berpagi-pagi sekali." Beliau ﷺ menjawab: "Andaikata saya berpagi-pagi lebih daripada pagi tadi, sesungguhnya saya akan melakukan dua rakaat dan saya perbaguskan serta saya perindahkan lagi." Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dengan isnad hasan.