Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Mustadrak Hakim
Nomor database lokal: 329
Teks Hadits
المستدرك 329: حَدَّثَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ مُحَمَّدُ بْنُ يَعْقُوبَ، ثنا الْعَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ الدُّورِيُّ، ثنا أَبُو عَاصِمٍ، ثنا ثَوْرُ بْنُ يَزِيدَ، ثنا خَالِدُ بْنُ مَعْدَانَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَمْرٍو السُّلَمِيِّ، عَنِ الْعِرْبَاضِ بْنِ سَارِيَةَ، قَالَ: صَلَّى لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةَ الصُّبْحِ، ثُمَّ أَقْبَلَ عَلَيْنَا فَوَعَظَنَا مَوْعِظَةً وَجِلَتْ مِنْهَا الْقُلُوبُ وَذَرَفَتْ مِنْهَا الْعُيُونُ، فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللَّهِ كَأَنَّهَا مَوْعِظَةُ مُوَدِّعٍ فَأَوْصِنَا، قَالَ: «أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإِنْ أُمِّرَ عَلَيْكُمْ عَبْدٌ حَبَشِيٌّ، فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى اخْتِلَافًا كَثِيرًا، فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ عُضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ، وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الْأُمُورِ فَإِنَّ كُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ» . «هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ لَيْسَ لَهُ عِلَّةٌ، وَقَدِ احْتَجَّ الْبُخَارِيُّ بِعَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَمْرٍو، وَثَوْرِ بْنِ يَزِيدَ، وَرُوِي هَذَا الْحَدِيثُ فِي أَوَّلِ كِتَابِ الِاعْتِصَامِ بِالسُّنَّةِ وَالَّذِي عِنْدِي أَنَّهُمَا رَحِمَهُمَا اللَّهُ تَوَهَّمَا أَنَّهُ لَيْسَ لَهُ رَاوٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ غَيْرِ ثَوْرِ بْنِ يَزِيدَ، وَقَدْ رَوَاهُ مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ الْحَارِثِ الْمُخَرَّجُ حَدِيثُهُ فِي الصَّحِيحَيْنِ، عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ»
Terjemahan Indonesia
Al Mustadrak 329: Abu Al Abbas Muhammad bin Ya'qub menceritakan kepada kami, Al Abbas bin Muhammad Ad-Duri menceritakan kepada kami, Abu Hashim menceritakan kepada kami, Tsaur bin Yazid menceritakan kepada kami, Khalid bin Ma'dan menceritakan kepada kami dari Abdurrahman bin Amir As-Sulami, dari Al Irbadh bin Sariyah, dia berkata "Rasulullah mengimami kami shalat Subuh. Kemudian beliau menghadap ke arah kami dan memberi wejangan yang menggetarkan hati serta meneteskan air mata. Kami lalu berkata, 'Wahai Rasulullah, seakan-akan ini melihat perpisahan' . Beliau lantas berwasiat kepada kami, 'Aku berwasiat kepada kalian agar senantiasa bertaqwa kepada Allah, mendengar dan taat (kepada pemimpin) sekalipun kalian dipimpin oleh seorang budak Habsyi, karena sesungguhnya siapa saja yang masih hidup di antara kalian, maka dia akan melihat banyak terjadi perselisihan Oleh sebab itu, berpegang teguhlah dengan Sunnah-ku dan sunnah Khulafaurrasyidin yang mendapat petunjuk sesudahku. Gigitlah Sunnah itu dengan gigi-gigi geraham (peganglah kuat-kuat), dan berhati-hatilah dengan bid'ah (perkara baru yang sengaja dibuat dalam agama), karena sesungguhnya setiap bid'ah itu sesat'." Hadits ini shahih dan tidak ber-illat. Al Bukhari berhujjah dengan Abdurrahman bin Amr dan Tsaur bin Yazid. Hadits ini diriwayatkan di pembahasan berpegang teguh dengan Sunnah. Menurutku, Al Bukhari dan Mulsim menduga tidak ada periwayat yang meriwayatkan dari Khalid bin Ma'dan selain Tsaur bin Yazid, padahal Muhammad bin Ibrahim bin Al Hants —yang haditsnya diriwayatkan dalam Ash-Shahihain— telah meriwayatkan dari Khalid bin Ma'dan.