Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Mustadrak Hakim
Nomor database lokal: 373
Teks Hadits
المستدرك 373: حَدَّثَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ مُحَمَّدُ بْنُ يَعْقُوبَ، أَنْبَأَ الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ، أَنْبَأَ الشَّافِعِيُّ، أَنْبَأَ سُفْيَانُ، عَنْ هِشَامِ بْنِ حُجَيْرٍ، قَالَ: كَانَ طَاوُسٌ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعَصْرِ، فَقَالَ لَهُ ابْنُ عَبَّاسٍ: «اتْرُكُهَا» فَقَالَ: إِنَّمَا نُهِيَ عَنْهُمَا أَنْ تَتَّخَذَ سُلَّمًا أَنْ يُوَصِّلَ ذَلِِكَ إِلَى غُرُوب الشَّمْسِ، قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ: " فَإِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ نَهَى عَنْ صَلَاةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ، وَمَا أَدْرِي أَيُعَذَّبُ عَلَيْهِ أَمْ يُؤْجَرُ لِأَنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَقُولُ: {وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ} [الأحزاب: 36] «هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ عَلَى شَرْطِ الشَّيْخَيْنِ، مُوَافِقٌ لِمَا قَدَّمْنَا ذِكْرَهُ مِنَ الْحَثِّ عَلَى اتِّبَاعِ السُّنَّةِ، وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ بِهَذِهِ السِّيَاقَةِ»
Terjemahan Indonesia
Al Mustadrak 373: Abu Al Abbas Muhammad bin Ya'qub menceritakan kepada kami, Ar-Rabi' bin Sulaiman memberitakan (kepada kami), Asy-Syafi'i menceritakan kepada kami, Sufyan memberitakan (kepada kami) dari Hisyam bin Hujair, dia berkata: Thawus menunaikan shalat dua rakaat setelah Ashar, (maka Ibnu Abbas berkata kepadanya, "Tinggalkanlah ia!” Dia berkata, "Sesungguhnya beliau melarang agar orang Islam tidak menjadi congkak karenanya." Ibnu Abbas lalu berkata, “Sesungguhnya Nabi melarang menunaikan shalat sunah setelah Ashar." Aku tidak tahu apakah dia akan disiksa atau akan diberi pahala, karena Allah berfirman, "Dan tidaklah patut bagi laki- laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukminah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain)." (Qs. Al Ahzaab [33]: 36) Hadits ini shahih sesuai syarat Al Bukhari dan Muslim. Selain itu, hadits ini juga sesuai dengan yang telah kami uraikan tentang anjuran mengikuti Sunnah. Tapi keduanya tidak meriwayatkannya dengan gaya redaksi ini.