← Kembali ke Pencarian
Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, dan Muwatha Malik.

Mustadrak Hakim

Nomor database lokal: 453

Teks Hadits

المستدرك 453: ابْنُ صَالِحٍ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ أَبَانَ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ، عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ، ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ لَا يَسْهُو فِيهِمَا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ» . «هَذَا وَهْمٌ مِنْ مُحَمَّدِ بْنِ أَبَانَ، وَهُوَ وَاهِي الْحَدِيثِ غَيْرُ مُحْتَجٍّ بِهِ، وَقَدِ احْتَجَّ مُسْلِمٌ بِهِشَامِ بْنِ سَعْدٍ»

Terjemahan Indonesia

Al Mustadrak 453: Ibnu Shalih [...J menceritakan kepada kami, Muhammad bin Aban menceritakan kepada kami dari Zaid bin Aslam, dari Atha' bin Yasar. dari Uqbah bin Amir. dia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda, "Barangsiapa berwudhu lalu menyempurnakan wudhunya, kemudian shalat dua rakaat tanpa lalai di dalamnya, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” Ini merupakan wahm dari Muhammad bin Abban, seorang periwayat yang haditsnya dha'if dan tidak dijadikan sebagai hujjah. Muslim sendiri berhujjah dengan Hisyam bin Sa’ad.