← Kembali ke Pencarian
Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, dan Muwatha Malik.

Musnad Ahmad

Nomor database lokal: 9392

Teks Hadits

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ الْقَعْقَاعِ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ أَنْ تَصَدَّقَ وَأَنْتَ شَحِيحٌ أَوْ صَحِيحٌ تَأْمُلُ الْعَيْشَ وَتَخْشَى الْفَقْرَ وَلَا تُمْهِلْ حَتَّى إِذَا كَانَتْ بِالْحُلْقُومِ قُلْتَ لِفُلَانٍ كَذَا وَلِفُلَانٍ كَذَا وَقَدْ كَانَ

Terjemahan Indonesia

Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Umarah bin Al Qa'qa'] dari [Abu Zur'ah] dari [Abu Hurairah] berkata; Seorang lelaki bertanya; "Wahai Rasulullah, sedekah yang bagaimana yang paling utama?" maka beliau menjawab: "Engkau bersedekah ketika engkau dalam keadaan pelit, sehat, ingin kaya dan takut miskin. Dan janganlah engkau menunda-nunda sehingga nyawa telah sampai di tenggorokan, engkau berkata; 'Untuk si fulan sekian, untuk si fulan sekian' padahal itu telah menjadi bagian si fulan."