← Kembali ke Pencarian
Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, dan Muwatha Malik.

Musnad Ahmad

Nomor database lokal: 11279

Teks Hadits

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ قَالَ انْطَلَقْتُ إِلَى أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قُلْتُ أَلَا تَخْرُجُ بِنَا إِلَى النَّخْلِ نَتَحَدَّثُ قَالَ فَخَرَجَ قَالَ قُلْتُ حَدِّثْنِي مَا سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ قَالَ اعْتَكَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَشْرَ الْأُوَلَ مِنْ رَمَضَانَ فَاعْتَكَفْنَا مَعَهُ فَأَتَاهُ جِبْرِيلُ فَقَالَ إِنَّ الَّذِي تَطْلُبُ أَمَامَكَ فَلَمَّا كَانَ صَبِيحَةُ عِشْرِينَ مِنْ رَمَضَانَ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطِيبًا فَقَالَ مَنْ كَانَ اعْتَكَفَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلْيَرْجِعْ فَإِنِّي أُرِيتُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ وَإِنَّهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ فِي وَتْرٍ وَإِنِّي أُنْسِيتُهَا وَإِنِّي رَأَيْتُ كَأَنِّي أَسْجُدُ فِي طِينٍ وَمَاءٍ قَالَ وَمَا نَرَى فِي السَّمَاءِ قَالَ هَمَّامٌ أَحْسَبُهُ قَالَ قَزَعَةً سَمَّى الْغَيْمَ بِاسْمٍ فَجَاءَتْ سَحَابَةٌ وَكَانَ سَقْفُ الْمَسْجِدِ جَرِيدَ النَّخْلِ فَأُمْطِرْنَا فَصَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَأَيْتُ أَثَرَ الطِّينِ وَالْمَاءِ عَلَى جَبْهَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَرْنَبَتِهِ تَصْدِيقًا لِرُؤْيَاهُ

Terjemahan Indonesia

Telah menceritakan kepada kami ['Affan] berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammam] berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Katsir] berkata; telah menceritakan kepadaku [Abu Salamah bin Abdurrahman bin 'Auf] berkata; "Aku pergi menemui [Abu Sa'id Al Khudri], " Abu Salamah berkata; "Aku berkata; "maukah engkau keluar bersama kami untuk berbincang-bincang?" Abu Salamah berkata; "Lalu ia pun keluar, " Abu Salamah berkata; "Aku berkata kepadanya; "Ceritakanlah apa yang engkau dengar dari Rasulullah ﷺ tentang malam lailatul qodar, " ia berkata; Rasulullah ﷺ beri'tikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan ramadlan, dan kami juga ikut beri'tikaf bersamanya. Kemudian Jibril datang kepada beliau seraya berkata; "Sesungguhnya yang engkau minta telah ada di depanmu, " maka pada pagi hari di hari kedua puluh dari bulan ramadlan, Rasulullah ﷺ berdiri dan berkhutbah, beliau mengatakan: "Barangsiapa beri'tikaf bersama Rasulullah ﷺ hendaklah ia kembali ke masjid, karena sesungguhnya aku diperlihatkan bahwa malam lailatul qodar ada pada sepuluh hari terakhir dari bulan ramadlan di malam ganjil. Namun aku lupa, dan aku bermimpi sungguh seakan-akan aku sujud di air yang berlumpur." Abu Sa'id berkata; "Sedang kami tidak melihat di langit, Hammam berkata; "Aku mengira bahwa Abu Sa'id mengatakan mendung; "tapi tiba-tiba datang mendung dan kamipun kehujanan hingga membanjiri atap masjid, dan waktu itu langit-langit masjid terbuat dari pelepah kurma. Lalu Rasulullah ﷺ shalat bersama kami, dan aku melihat bekas tanah dan air masih menempel di dahi dan hidung Rasulullah ﷺ sebagai bukti kebenaran mimpi beliau."