← Kembali ke Pencarian
Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, dan Muwatha Malik.

Musnad Ahmad

Nomor database lokal: 12620

Teks Hadits

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ يَعْنِي ابْنَ حُسَيْنٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَنَسٍ قَالَ لَمَّا مَرِضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَضَهُ الَّذِي تُوُفِّيَ فِيهِ أَتَاهُ بِلَالٌ يُؤْذِنُهُ بِالصَّلَاةِ فَقَالَ بَعْدَ مَرَّتَيْنِ يَا بِلَالُ قَدْ بَلَّغْتَ فَمَنْ شَاءَ فَلْيُصَلِّ وَمَنْ شَاءَ فَلْيَدَعْ فَرَجَعَ إِلَيْهِ بِلَالٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي مَنْ يُصَلِّي بِالنَّاسِ قَالَ مُرْ أَبَا بَكْرٍ فَلْيُصَلِّ بِالنَّاسِ فَلَمَّا أَنْ تَقَدَّمَ أَبُو بَكْرٍ رُفِعَتْ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السُّتُورُ قَالَ فَنَظَرْنَا إِلَيْهِ كَأَنَّهُ وَرَقَةٌ بَيْضَاءُ عَلَيْهِ خَمِيصَةٌ فَذَهَبَ أَبُو بَكْرٍ يَتَأَخَّرُ وَظَنَّ أَنَّهُ يُرِيدُ الْخُرُوجَ إِلَى الصَّلَاةِ فَأَشَارَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى أَبِي بَكْرٍ أَنْ يَقُومَ فَيُصَلِّيَ فَصَلَّى أَبُو بَكْرٍ بِالنَّاسِ فَمَا رَأَيْنَاهُ بَعْدُ

Terjemahan Indonesia

Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] yaitu Ibnu Husain, dari [az-Zuhri] dari [Anas] berkata, ketika rasulullah shallahu'alaihi wasallam sakit yang meyebabkan kematiannya, Bilal menjenguknya untuk mengumandangkan azan. Setelah kedua azan selesai, (Rasulullah Shallallahu'alahi wasallam) bersabda, wahai Bilal, kamu telah menyelesaikan azanmu, maka siapa ingin shalat, hendaklah ia lakukan. Sebaliknya siapa yang tidak ingin shalat, juga tidak mengapa. Maka Bilal kembali menemui (Rasulullah ﷺ) dan bertanya, wahai Rasulullah, Demi bapakmu dan ibumu, siapa yang akan memimpin shalat orang-orang?. (beliau ﷺ) berujar, perintahkan saja Abu Bakar untuk memimpin mereka. Tatkala Abu Bakar mengimami, maka penutup (kamar) rasulullah shallahu'alaihi wasallam diangkat. (Anas bin Malik رضي الله عنه) berkata, lalu kami bisa melihat beliau seolah-olah kertas putih berpakaian katun bergaris. Abu Bakar kemudian mundur karena menyangka Rasulullah shallahu'alaihi wasallam hendak mengimami shalat. Kemudian (Rasulullah ﷺ memberi isyarat kepada Abu Bakar untuk tetap memimpin shalat, maka Abu Bakar terus mengimaminya. Setelah itu, kami tidak melihat beliau lagi.