← Kembali ke Pencarian
Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, dan Muwatha Malik.

Ibnu Khuzaimah

Nomor database lokal: 253

Teks Hadits

صحيح ابن خزيمة 253: نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ، وَعُبَيْدُ اللَّهِ أَبْنَاءُ عُمَرَ، عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ ثُمَامَةَ الْحَنَفِيَّ أُسِرَ، فَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْدُو إِلَيْهِ فَيَقُولُ: «مَا عِنْدَكَ يَا ثُمَامَةُ؟» فَيَقُولُ: إِنْ تَقْتُلْ تَقْتُلْ ذَا دَمٍ، وَإِنْ تَمُنَّ تَمُنَّ عَلَى شَاكِرٍ، وَإِنْ تَرُدَّ الْمَالَ نُعْطِكَ مِنْهُ مَا شِئْتَ، وَكَانَ أَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحِبُّونَ الْفِدَاءَ وَيَقُولُونَ: مَا يُصْنَعُ بِقَتْلِ هَذَا؟ فَمَنَّ عَلَيْهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا فَأَسْلَمَ، فَحَلَّهُ وَبَعَثَ بِهِ إِلَى حَائِطِ أَبِي طَلْحَةَ، فَأَمَرَهُ أَنْ يَغْتَسِلَ فَاغْتَسَلَ وَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَقَدْ حَسُنَ إِسْلَامُ أَخِيكُمْ»

Terjemahan Indonesia

Shahih Ibnu Khuzaimah 253: Muhammad bin Yahya mengabarkan kepada kami, Abdurrazzaq mengabarkan kepada kami, Abdullah dan Ubaidullah, putra-putra Umar mengabarkan kepada kami dari Sa’id Al Maqburi dari Abu Hurairah, bahwa Tsumamah Al Hanafi pernah ditawan, lalu Nabi ﷺ datang menjenguknya, beliau bertanya, "Apa yang engkau fikirkan hai Tsumamah?" Ia menjawab, “Jika engkau mau membunuh, maka engkau akan membunuh orang yang memiliki darah. Jika engkau membebaskan, maka engkau akan membebaskan orang yang pandai berterima kasih dan jika engkau inginkan harta, aku akan memberikan harta yang kau mau.” Para sahabat Nabi ﷺ adalah orang yang suka diberi tebusan. Mereka berkata, “Apa yang dapat dilakukan dengan membunuh orang ini?” Lalu Nabi ﷺ membebaskannya dalam sehari, iapun masuk Islam. Beliau melepaskannya dan mengutus ke pekarangan Abu Thalhah. Kemudian beliau memerintahkan kepadanya untuk mandi, iapun mandi dan shalat dua rakaat. Nabi ﷺ lalu bersabda, “Sungguh bagus Islam saudara kamu itu."