Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Ibnu Khuzaimah
Nomor database lokal: 340
Teks Hadits
صحيح ابن خزيمة 340: نا أَبُو زُرْعَةَ، نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى، نا عَبَّادُ بْنُ الْعَوَّامِ، عَنْ عُمَرَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنِ الْأَحْنَفِ بْنِ قَيْسٍ، عَنِ الْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا يَزَالُ أُمَّتِي عَلَى الْفِطَرِ مَا لَمْ يُؤَخِّرُوا الْمَغْرِبَ حَتَّى تَشْتَبِكَ النُّجُومُ» قَالَ أَبُو بَكْرٍ فِي قَوْلِهِ: «لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ مَا لَمْ يُؤَخِّرُوا الْمَغْرِبَ حَتَّى تَشْتَبِكَ النُّجُومُ» : دَلَالَةٌ عَلَى أَنَّ قَوْلَهُ فِي خَبَرِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ: وَوَقْتُ الْمَغْرِبِ مَا لَمْ يَسْقُطْ ثَوْرُ الشَّفَقِ إِنَّمَا أَرَادَ وَقْتَ الْعُذْرِ وَالضَّرُورَةِ لَا أَنْ يُتَعَمَّدَ تَأْخِيرُ صَلَاةِ الْمَغْرِبِ إِلَى أَنْ تَقْرُبَ غَيْبُوبَةُ الشَّفَقِ؛ لِأَنَّ اشْتِبَاكَ النُّجُومِ يَكُونُ قَبْلَ غَيْبُوبَةِ الشَّفَقِ بِوَقْتٍ طَوِيلٍ يُمْكِنُ أَنْ يُصَلَّى بَعْدَ اشْتِبَاكِ النُّجُومِ قَبْلَ غَيْبُوبَةِ الشَّفَقِ رَكَعَاتٌ كَثِيرَةٌ أَكْثَرُ مِنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ
Terjemahan Indonesia
Shahih Ibnu Khuzaimah 340: Abu Zur’ah mengabarkan kepada kami, Ibrahim bin Musa mengabarkan kepada kami, Abbad bin Al Awwam mengabarkan kepada kami dari Amr bin Ibrahim dari Qatadah dari Al Hasan dari Al Ahnaf bin Qais dai Al Abbas bin Abdul Muthalib, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, “Umatku senantiasa berada dalam kesucian selagi mereka tidak mengakhirkan (51-alif) shalat Maghrib sampai binatang-binatang merapat”547 Abu Bakar berkata, “Dalam Sabda Nabi, Umatku senantiasa baik-baik saja selagi mereka tidak mengakhirkan shalat Maghrib sampai binatang-binatang merapat menunjukkan bahwa sabda Nabi ﷺ yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar bin Ash yang berbunyi “Dan waktu Maghrib adalah selagi mega merah belum hilang”, sesungguhnya yang dimaksud adalah waktu udzur dan waktu darurat. Tidak secara sengaja458 mengakhirkan shalat Maghrib hingga mendekati hilangnya mega merah, karena merapatnya bintang-bintang terjadi saat mega merah hampir hilang, dan karena kerapatan binatang-binatang terjadi sebelum mega merah hilang beberapa saat, di mana saat itu masih bisa melaksanakan shalat beberapa rakaat, dan shalat yang dapat dilaksanakan dalam waktu tersebut lebih dari empat rakaat.