Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Ibnu Khuzaimah
Nomor database lokal: 395
Teks Hadits
صحيح ابن خزيمة 395: نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ الْأَشَجُّ، نا حَفْصٌ يَعْنِي ابْنَ غِيَاثٍ، نا خَالِدٌ الْحَذَّاءُ، عَنْ أَبِي قِلَابَةَ، عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِ قَالَ: أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا وَرَجُلٌ فَوَدَّعَنَا، ثُمَّ قَالَ: «إِذَا سَافَرْتُمَا وَحَضَرَتِ الصَّلَاةُ فَأَذِّنَا وَأَقِيمَا، وَلْيَؤُمَّكُمَا أَكْبَرُكُمَا» قَالَ الْحَذَّاءُ: وَكَانَا مُتَقَارِبَيْنِ فِي الْقِرَاءَةِ
Terjemahan Indonesia
Shahih Ibnu Khuzaimah 395: Abdullah bin Said Al Asyaj mengabarkan kepada kami, Hafash mengabarkan kepada kami maksudnya -Ibnu Ghiyas, Khalid Al Hadzdza' mengabarkan kepada kami dari Abu Qilabah dari Malik bin Al Huwairits, ia berkata, “Aku pernah mendatangi Nabi ﷺ bersama seorang laki-laki, lalu kami berpisah, kemudian Nabi ﷺ bersabda, “Apabila kalian berdua berpergian lalu tiba waktu shalat, maka kumandangkanlah adzan dan iqamah serta yang lebih tua menjadi Imam”.518 Al Hadzdza' berkata, “Keduanya mirip dalam hal bacaan shalatnya.”