Rantai sanad interaktif saat ini tersedia untuk
Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud,
Jami’ at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah,
dan Muwatha Malik.
Ibnu Khuzaimah
Nomor database lokal: 759
Teks Hadits
صحيح ابن خزيمة 759: نا عِيسَى بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْغَافِقِيُّ، نا ابْنُ وَهْبٍ، عَنْ مَخْرَمَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ، وَسُئِلَ عَنِ الرَّجُلِ يُصَلِّي فِي قَمِيصٍ وَاحِدٍ لَيْسَ عَلَيْهِ إِزَارُهُ، فَقَالَ: «لَيْسَ بِذَلِكَ بَأْسٌ إِذَا كَانَ يُوَارِيهِ» وَقَالَ ذَلِكَ عَمْرُو بْنُ شُعَيْبٍ وَقَالَ بُكَيْرٌ: قَالَ سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيِّبِ: قَالَ ابْنُ مَسْعُودٍ: قَدْ كُنَّا نُصَلِّي فِي الثَّوْبِ الْوَاحِدِ حَتَّى جَاءَنَا اللَّهُ بِالثِّيَابِ، فَقَالَ: «لَا تُصَلُّوا إِلَّا فِي ثَوْبَيْنِ» فَقَالَ أُبَيُّ بْنُ كَعْبٍ: لَيْسَ فِي هَذَا شَيْءٌ، قَدْ كُنَّا نُصَلِّي فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الثَّوْبِ الْوَاحِدِ وَلَنَا ثَوْبَانُ، فَقِيلَ لِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ: أَلَا تَقْضِي بَيْنَ هَذَيْنِ - وَهُوَ مَعَهُمْ - قَالَ: أَنَا مَعِي
Terjemahan Indonesia
Shahih Ibnu Khuzaimah 759: Isa bin Ibrahim Al Ghafiqi menceritakan kepada kami, Ibnu Wahab menceritakan kepada kami dari Makhramah dari ayahnya dari Sa'id bin Al Musayyib, “Ia pernah ditanya tentang seorang laki-laki yang melaksanakan shalat menggunakan satu baju kurung dan tidak ada sarung baginya.” Said bin Al Musayyib berkata, “Hal tersebut tidak apa-apa apabila dapat menutupi aurat.” 916 Dan Amr bin Syu'aib pun berpendapat demikian. Bukair berkata, Sa'id bin Al Musayyib berkata, Ibnu Mas’ud berkata, “Kami pernah melaksanakan shalat menggunakan satu pakaian hingga Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى mendatangkan beberapa pakaian kepada kami,” ia berkata, “Janganlah kalian melaksanakan shalat kecuali dengan dua pakaian.” Ubay bin Ka’ab berkata, “Hal tersebut tidak apa- apa. Kami melaksanakan shalat di masa Rasulullah ﷺ menggunakan satu pakaian, padahal kami memiliki dua pakaian.” Dan, pernah dipertanyakan kepada Umar bin Al Khaththab رضي الله عنه, “Apakah engkau tidak menetapkan hukum di antara keduanya —sementara ia bersama mereka—” Umar berkata, “Itu urusanku.”